Hammer and Claw Toes

Lesser toe deformities (meliputi jari kedua hingga kelima) adalah kondisi yang sering ditemui. Kelainan ini sering terjadi bersamaan dengan bunion.Bentuk paling umum dari lesser toe deformities adalah hammer toes (Lihat Gambar). 

Bentuk lain dari deformitas ini adalah Mallet Toes, Claw Toes, Cross Over Toes, Curly Toes dan Bunionettes.Penyebab umum kondisi ini adalah Metatarsalgia, sakit pada “bola” kaki.

 

Rasa sakit terjadi akibat terjadi benjolan, umumnya dibawah tulang metatarsal kedua. Penyebabnya sangat bervariasi, diantaranya hammer toes, tulang metatarsal kedua yang panjang, Bunions, Telapak Kaki Datar, dan Kaku Betis.

hammer1
Hallux Valgus dengan Hammer toe deformities pada jari kedua dan ketiga
Panjang ideal Metatarsal dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Deviasi yang terjadi menyebabkan metatarsalgia dan lesser toe deformities, contoh yang paling umum adalah Morton’s foot atau Greek foot, terjadi akibat tulang metatarsal kedua yang terlalu panjang. Hal ini menyebabkan tumbuhnya benjolan pada bola kaki disekitar jari kedua, sehingga terjadi penyimpangan posisi jari kaki, hammer toes dan sebagainya.
hammer2
Panjang Metatarsal Relatif– Ideal
hammer3
Benjolan dibawah metatarsal kedua yang disebabkan oleh jari kedua yang panjang dan Hallux Valgus
Gambar atas izin  LS Barouk, Springer Verlag
hammer4
pasien dengan benjolan yang sakit pada metatarsal kedua yang panjang (Morton’s Foot), dan Hallux Valgus
hammer5
Pasien yang sama. Koreksi Hallux Valgus dengan Scarf Osteotomy dan pemendekan metatarsal kedua dengan Weil osteotomy.
Koreksi variasi ini cukup mudah dilakukan dengan prosedur “Weil shortening”. Terapi ini memungkinkan masa penyembuhan yang singkat (4 minggu) dan merupakan prosedur pelengkap pada prosedur “Scarf”.
Kaku betis sering dianggap sebagai penyebab utama Foot Over Pronation dan Pes Planus. Kondisi tersebut berkaitan dengan kelanan pada kaki depan seperti Bunion dan Metatarsalgia. Apabila tidak ditangani dengan baik, kelainan ini dapat berkembang sehingga menyebabkan pronasi berlebihan pada kaki. Sebelumnya, kondisi ini ditangani dengan prosedur sederhana memanjangkan Achilles, yang dilakukan pada ujung tendon bawah (membutuhkan gips selama 6 minggu) atau pada betis tengah (tidak menggunakan gips namun penyembuhan lebih lama). Prosedur terbaru memanjangkan betis adalah melalui bagian belakang lutut, dengan masa penyembuhan yang sangat singkat (2 hingga 4 minggu). selain itu, prosedur ini juga tidak mempengaruhi kekuatan otot betis. Prosedur ini sangat cocok dilakukan pada atlet atau penari.Bunionettes adalah “bunions” pada jari kelima. Kondisi ini ditangani serupa dengan Bunion pada jempol kaki. hammer6
Weil Shortening Osteotomy pada kasus Metatarsalgia dan Hammer Toes
hammer7Ujung tulang dipotong dan Weil ditahan dengan pasak ulir kecil.
Gambar atas izin  LS Barouk, Springer Verlag